• Head Adamsen posted an update 2 months, 3 weeks ago

    KH. Ahmad Bahauddin Nursalim adalah ulama yang ahli dalam tafsir Al Quran. Ulama ini kian dikenal beserta sebutan Gus Baha. Ia merupakan anak dari seorang ulama tersohor yang juga ialah ahli pada bidang uraian Al Quran yaitu KH. Nursalim Al hafizh. Ia berasal dari desa narukan, kecamatan kragan, kabupaten rembang Jawa pusat. Ia berawal dari sebuah keluarga yang merupakan terampil dalam uraian Al Alquran.

    Ia pandai dalam ulasan Al Alquran yang mana hasil daripada sebuah didikan dari ayahnya yang juga ialah ahli di tafsir Al Quran. Ayahnya menganut anutan dari mbah arwani. Petuah ini kian mengedepankan ketaatan tentang makhorijul huruf & juga tajwid. Saat dia remaja ia sudah menutup Al Quran.

    Saat Gus Baha akil balig ia dititipkan ayahnya pada sebuah pondok yang berpanggilan Al Anwar. Di saung ini ia sangat tersua cerdas bahwa prestasi yang ditonjolkan yakni fan dalam kapasitas syariah meliputi hadist, fiqih dan juga tafsir. Ia saat berada di pesantren tersebu juga mengatamkan Al Quran pada hafalan shohih muslim yakni rowi, matan, dan pula beserta sanadnya.

    Selain mengatamkan bacaan lebih dari ia pula mengatamkan bacaan dari satu buah kitab Fathul mu’in serta juga kitab gramatika arab meliputi alfiah ibnu malik dan imrithi. Kemudian ia mempunyai performa yaitu memegang rekor penghafal bacaan terbanyak di pesantren Al anwar pada masanya. Selain mempunyai berbagai prestasi mengenai hafalannya, ia pula memiliki kedekatan lebih dengan sang kiyai. Ia kerap di percaya oleh kiyai beliau menyertai dalam berbagai macam daftar.

    Beliau merupakan seorang ustaz yang memiliki suatu kesahajaan yang sangat. Hal tersebut dikarenakan ia dibesarkan dan diasuh daripada keluarga yang sederhana.
    sholawat terbaru ia kehidupan sederhana akan tetapi ia sedianya bukan berasal dari keluarga miskin. Ia bahkan bermula dari unik keluarga yang terkenal mampu raya dalam desa tersebu.

    Gus Baha merupakan ulama yang penginterpretasi Al Quran. Saat ini ia mengabdikan dirinya di satu buah lembaga ulasan Al Alquran universitas Islam Indonesia pada Yogyakarta & sebagai pengasuh di unik pengajian. Ia juga ditetapkan sebagai mufasir Faqih sambil dewan uraian nasional dikarenakan memiliki khasiat dalam penguasaan ayat ahkam dalam Al Quran.